Friday, January 31, 2014

Daun Muda - a short story

Nama itu muncul lagi. Selalu begitu. Dulu saya akan merasa amat lega, hanya demi membayangkan si empunya nama. Sama leganya saat dulu pertama kali dia datang ke rumah.
Mungkin muka saya merah waktu itu.

Waktu itu. Bukan sekarang. Sekarang, tiap nama itu datang di benak saya, saya tiba-tiba merasa sesak napas. migrain. Keringat dingin dan gelisah.
Mungkin saya jatuh cinta.


Biar. Saya juga nyaman begini.


Tapi saya masih sering bertanya pada hujan. Tiap kali hari hujan membuatnya tidak datang. Yang harusnya tiga kali seminggu, dia jadi hanya datang dua kali seminggu. Lain waktu, satu kali seminggu. Hingga pernah tak datang seminggu penuh. Persis seperti minggu lalu.


Saya baru ingat kalimat yang pernah dia ucapkan saat pertama kali datang ke rumah setahun yang lalu. Kalimat yang terlewatkan untuk diingat. 


Daun Muda-
Check this out soon

No comments:

Post a Comment