Nama itu muncul lagi. Selalu begitu. Dulu saya akan
merasa amat lega, hanya demi membayangkan si empunya nama. Sama leganya saat
dulu pertama kali dia datang ke rumah.
Mungkin muka saya merah waktu itu.
Waktu itu. Bukan sekarang. Sekarang, tiap nama itu
datang di benak saya, saya tiba-tiba merasa sesak napas. migrain. Keringat
dingin dan gelisah.
Mungkin saya jatuh cinta.
Biar.
Saya juga nyaman begini.
Tapi
saya masih sering bertanya pada hujan. Tiap kali hari hujan membuatnya tidak
datang. Yang harusnya tiga kali seminggu, dia jadi hanya datang dua kali
seminggu. Lain waktu, satu kali seminggu. Hingga pernah tak datang seminggu
penuh. Persis seperti minggu lalu.
Saya baru ingat kalimat yang pernah dia ucapkan saat
pertama kali datang ke rumah setahun yang lalu. Kalimat yang terlewatkan untuk
diingat.
Daun Muda-
Check this out soon
No comments:
Post a Comment